Berbagai hewan yang ada di dunia tentu saja memiliki kemampuannya masing-masing. Namun, akan berbeda halnya jika mereka memiliki sebuah kemampuan unik dan terkesan aneh. Diantaranya adalah seekor gajah yang bisa berbahasa Korea.Ya, gajah yang merupakan hewan berukuran besar dan selalu unjuk gigi di perunjukkan sirkus ini rupanya bisa menirukan beberapa suara dalam bahasa Korea. Gajah yang berusia 22 tahun ini tinggal di kebun binatang Korea Selatan. Dan sekarang ini, gajah tersebut tengah dijadikan sebagai bahan penelitian dari para ilmuwan.
Sementara itu Kim Jong Kap sebagai pawangnya mengatakan, jika gajah tersebut pada awalnya hanya dapat menirukan beberapa bunyi sederhana saja, bukanlah sebuah kata utuh.Namun seiring dengan berjalannya waktu, gajah yang bernama Koshik itu mulai bisa mengucapkan kata-kata dalam bahasa Korea. Para ilmuwan yang meneliti Koshik pun beranggapan, interaksi yang terjadi setiap harinya antara Koshik dengan si pawang itu sudah melibatkan ikatan batin diantaranya keduanya, sehingga mampu membuat si gajah berbicara. Menurut para ahli, gajah Asia biasanyaakan mempelajari sikap, perilaku, dan tindakan dari manusia pawangnya pada saat ia masih kecil dan hidup sendirian. Mungkin itu jugalah yang mempengaruhi Koshik sampai bisa mengucapkan kata-kata dalam bahasa Korea.
Hewan lainnya yang memiliki kemampuan unik adalah burung kakak tua.Ya, burung ini memang sudah terkenal sangat pandai dalam mendapatkan makanan, baik yang berada di alam bebas, atau bahkan di kandang. Misalnya saja burung kakak tua yang bisa berpikir untuk menggunakan dua buah ranting kecil yang ia jepit dengan bagian paruhnya untuk mengambil kacang di luar kandangnya. Tentu saja ia tidak akan bisa mengambil kacang tersebut dengan menggunakan paruhnya sendiri. Oleh karena itulah, ia mencari alat untuk bisa mencapai luar jangkauannya tersebut. Burung kakak tua yang pintar ini bernama Figaro yang tinggal di penangkaran hewan Austria.Menurut para peneliti, Figaro adalah satu-satunya burung kakak tua yang dapat memakai alat untuk berusaha mengambil santapannya sendiri.
Hewan yang memiliki kemampuan unik lainnya adalah cumi–cumi.Ya, hewan yang ditemukan di daerah perairan barat Samudra Pasifik ini telah menunjukkan kemampuan terbangnya. Konon, cumi–cumi ini termasuk ke dalam spesies neon flying squid yang adalah keluarga Japanese flying squid. Cumi–cumi unik ini bisa terbang mencapai ketinggian 30 meter ke atas permukaan laut. Sungguh hebat bukan?
Tampilkan postingan dengan label lucu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lucu. Tampilkan semua postingan
Kamis, 04 Juli 2013
Sabtu, 01 Juni 2013
Yang Unik Nasi Tahu Kota Pare
Nasi tahu adalah salah satu kuliner unik lezat yang menjadi ciri khas dari kota Pare. Pernahkah Anda mengunjungi kota Pare? Atau justru Anda belum pernah mendengar sebelumnya? Sebenarnya, kota ini memang belum terlalu dikenal orang, mungkin saja karena daerahnya yang tidak sebesar Jakarta atau pun Surabaya. Kota Pare itu sendiri terletak kira-kira 120 km dari Kediri.Kuliner yang satu ini sudah menjadi favorit dari para penduduk yang tinggal di sekitarnya.
Salah satu penjual nasi tahu yang paling populer adalah Nasi Tahu Kreasi Mbak Ni. Sebagai penjualnya, Mbak Ni pun mengaku memang sudah menjual masakan tersebut semenjak ia masih muda, kira-kira dimulai ketika usianya baru belasan tahun hingga sekarang ini. Pada awalnya, usaha ini sebenarnya hanya bermula dari warung kecil-kecilan saja, yang berada di pinggir jalan, dan hanya dibuka dari pukul 4 sore saja.
Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, warung makan yang berada di Jalan Lawu Depan, Pare, Kediri itu pun berkembang semakin besar dan setiap harinya selalu ramai didatangi para pengunjungnya. Mulai dari pembelinya yang memesan untukmakan di tempat, hingga yang ingin dibungkus untuk di bawa pulang. Dan sekarang ini, warung Mbak Ni tersebut sudah buka dari pagi hari, yaitu sekitar pukul 07.30 dan setiap hari Sabtu, warung nasi tahu Mbak Ni ini tidak beroperasi alias tutup.
Nasi tahu unik yang dikreasikan tersebut terdiri dari tahu, tahu bumbu, lontong tahu, dan tahu telor.Sementara untuk bumbu setiap menunya memangsama, yaitu yang merupakan hasil olahan kacang, kecap, dan beberapa bumbu penyedap lainnya. Nasi tahu tersebut bisa kita santap dengan merogoh kocek sebesar Rp 5.000 – Rp. 7.000 atau tergantung dari tambahan lauk-pauknya. Pada semua menu yang disajikan, para pengunjung bisa bebas memilih mau ditambahkan telur asin atau telur mata sapi.Selain itu, kita juga bisa memesan, apakah telurnya dimasak setengah matang saja atau matang secara menyeluruh.Soal rasanya, sungguh tidak perlu diragukan lagi.
Salah satu penjual nasi tahu yang paling populer adalah Nasi Tahu Kreasi Mbak Ni. Sebagai penjualnya, Mbak Ni pun mengaku memang sudah menjual masakan tersebut semenjak ia masih muda, kira-kira dimulai ketika usianya baru belasan tahun hingga sekarang ini. Pada awalnya, usaha ini sebenarnya hanya bermula dari warung kecil-kecilan saja, yang berada di pinggir jalan, dan hanya dibuka dari pukul 4 sore saja.
Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, warung makan yang berada di Jalan Lawu Depan, Pare, Kediri itu pun berkembang semakin besar dan setiap harinya selalu ramai didatangi para pengunjungnya. Mulai dari pembelinya yang memesan untukmakan di tempat, hingga yang ingin dibungkus untuk di bawa pulang. Dan sekarang ini, warung Mbak Ni tersebut sudah buka dari pagi hari, yaitu sekitar pukul 07.30 dan setiap hari Sabtu, warung nasi tahu Mbak Ni ini tidak beroperasi alias tutup.
Nasi tahu unik yang dikreasikan tersebut terdiri dari tahu, tahu bumbu, lontong tahu, dan tahu telor.Sementara untuk bumbu setiap menunya memangsama, yaitu yang merupakan hasil olahan kacang, kecap, dan beberapa bumbu penyedap lainnya. Nasi tahu tersebut bisa kita santap dengan merogoh kocek sebesar Rp 5.000 – Rp. 7.000 atau tergantung dari tambahan lauk-pauknya. Pada semua menu yang disajikan, para pengunjung bisa bebas memilih mau ditambahkan telur asin atau telur mata sapi.Selain itu, kita juga bisa memesan, apakah telurnya dimasak setengah matang saja atau matang secara menyeluruh.Soal rasanya, sungguh tidak perlu diragukan lagi.
Minggu, 21 April 2013
Yang Unik Dari Kuliner Khas Negeri Matahari Terbit
Yang unik kuliner khas Negeri Matahari Terbit memanglah terlihat sangat menarik. Jepang memang memiliki banyak makanan yang terbilang istimewa. Kuliner Jepang juga sangat identik dengan makanan yang disajikan dengan bahan-bahan makanan mentahnya. Walaupun begitu, bukan berarti orang Jepang itu jorok dan tidak sehat karena makanannya itu tidak dimasak terlebih dulu.
Hidangan khas Jepang yang menggunakan berbagai bahan-bahan makanan yang mentah itu konon memang sengaja dihidangkan untuk menjaga kualitas gizi supaya tetap terjaga pada makanan yang akan disantap tersebut.
Makanan dari Negeri Sakura ini memang sudah terkenal di berbagai Negara. Makanan itu juga memiliki cita rasa yang lezat serta menggugah selera. Dari sekian banyak makanan yang terdapat di Jepang, ada beberapa menu makanan lainya yang juga cukup unik. Keunikan dari berbagai hidangan khas tradisional itu bisa kita lihat dari bahan baku yang digunakannya.
Kuliner unik yang terdapat di Jepang diantaranya adalah shirako. Yang merupakan salah satu hidangan terpopular yang dijual di resto-resto Jepang dan sushi bar. Penampilan dan bahan baku makanan inilah yang menjadi keunikan tersendiri. Dari sisi tampilannya, shirako ini hampir sama seperti usus sapi yang dihidangkan dengan mentah-mentah di atas piring. Dan bahan bakunya adalah, shirako dibuat dengan menggunakan bagian kelamin atau genital dari ikan jantan dan kantung yang berisikan sperma ikan. Shirako inilah yang menjadi salah satu menu favorit dari beberapa bar yang ada di Jepang.
Makanan terunik lainnya yang juga terdapat di negeri Doraemon ini adalah Inago no tsukudani. Inago merupakan bahasa Jepang yang berarti belalang. Sementara tsukudani ialah kecap manis yang direbus bersama dengan mirin, yang merupakan bumbu beralkohol. Kuliner yang satu ini rupanya tak kalah populer jika dibandingkan dengan Shirako.
Inago no tsukudani ini sangat terkenal di provinsi Yamagata, Nagano, dan juga Gunma. Jika melihat sekilas, memang tampilannya seperti kerang yang dioseng-oseng. Akan tetapi sesuai namanya, makanan khas tradisional Jepang ini ternyata menggunakan belalang. Ya, belalang itulah yang nantinya akan direbus bersama dengan campuran kecap manis dan bumbu-bumbu khas Jepang. Jika kita membayangkan kedua makanan tersebut memang agak ekstrim, tetapi kedua makanan ini ternyata mengandung kolesterol rendah lho. Sepertinya patut untuk dicoba!
Hidangan khas Jepang yang menggunakan berbagai bahan-bahan makanan yang mentah itu konon memang sengaja dihidangkan untuk menjaga kualitas gizi supaya tetap terjaga pada makanan yang akan disantap tersebut.
Makanan dari Negeri Sakura ini memang sudah terkenal di berbagai Negara. Makanan itu juga memiliki cita rasa yang lezat serta menggugah selera. Dari sekian banyak makanan yang terdapat di Jepang, ada beberapa menu makanan lainya yang juga cukup unik. Keunikan dari berbagai hidangan khas tradisional itu bisa kita lihat dari bahan baku yang digunakannya.
Kuliner unik yang terdapat di Jepang diantaranya adalah shirako. Yang merupakan salah satu hidangan terpopular yang dijual di resto-resto Jepang dan sushi bar. Penampilan dan bahan baku makanan inilah yang menjadi keunikan tersendiri. Dari sisi tampilannya, shirako ini hampir sama seperti usus sapi yang dihidangkan dengan mentah-mentah di atas piring. Dan bahan bakunya adalah, shirako dibuat dengan menggunakan bagian kelamin atau genital dari ikan jantan dan kantung yang berisikan sperma ikan. Shirako inilah yang menjadi salah satu menu favorit dari beberapa bar yang ada di Jepang.
Makanan terunik lainnya yang juga terdapat di negeri Doraemon ini adalah Inago no tsukudani. Inago merupakan bahasa Jepang yang berarti belalang. Sementara tsukudani ialah kecap manis yang direbus bersama dengan mirin, yang merupakan bumbu beralkohol. Kuliner yang satu ini rupanya tak kalah populer jika dibandingkan dengan Shirako.
Inago no tsukudani ini sangat terkenal di provinsi Yamagata, Nagano, dan juga Gunma. Jika melihat sekilas, memang tampilannya seperti kerang yang dioseng-oseng. Akan tetapi sesuai namanya, makanan khas tradisional Jepang ini ternyata menggunakan belalang. Ya, belalang itulah yang nantinya akan direbus bersama dengan campuran kecap manis dan bumbu-bumbu khas Jepang. Jika kita membayangkan kedua makanan tersebut memang agak ekstrim, tetapi kedua makanan ini ternyata mengandung kolesterol rendah lho. Sepertinya patut untuk dicoba!
Langganan:
Postingan (Atom)